Analisis Kondisi Fisik dan Anthropometry (Somatothype) Atlet Bulu Tangkis Katagori Tungal Putra Usia 10-12 Tahun di Surakarta

Authors

  • Titis Pambudi Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Ricky Susiono Universitas Negeri Jakarta
  • Dewi Nurhidayah Universitas Cendrawasih
  • I Made Sastra Dwi Wargama STKIP Modern Ngawi
  • Aditya Trinanda Universitas Mangku Wiyata

DOI:

https://doi.org/10.30604/ajope.v5i1.2790

Keywords:

profile, tests and measurements, athletes, physical condition, somatotype, badminton.

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kondisi fisik dan somatotype atlet bulu tangkis Putra usia 10–12 tahun di Karesidenan Surakarta. Populasi dalam penelitian ini adalah atlet bulu tangkis Putra berusia 10–12 tahun yang berprestasi dan pernah meraih podium, dengan jumlah 18 atlet. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling, sehingga seluruh populasi dijadikan sampel penelitian. Instrumen penelitian berupa tes dan pengukuran kondisi fisik yang mengacu pada standar tes fisik usia 10–12 tahun, sedangkan pengukuran somatotype dilakukan menggunakan rumus Heath-Carter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi fisik atlet bulu tangkis Putra usia 10–12 tahun berada pada kategori sangat baik sebanyak 12 atlet atau 66.67%, kategori baik sebanyak 4 atlet atau 22.22 %, dan kategori sedang sebanyak 2 atlet atau 11.11 %. Sementara itu, hasil pengukuran somatotype menunjukkan bahwa 4 atlet atau 22.22 % berada pada kategori mesomorph, 14 atlet atau 77. 78% berada pada kategori ectomorph, dan tidak terdapat atlet pada kategori endomorph. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa atlet bulu tangkis Putra usia 10–12 tahun di Karesidenan Surakarta telah memiliki tingkat kondisi fisik yang sanagt baik, dengan kecenderungan tipe tubuh ectomorph, yaitu postur tubuh relatif tinggi, kadar lemak tubuh rendah, serta bentuk tubuh yang cenderung kecil dan ramping

Downloads

Published

2026-06-30