FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KURANG ENERGI KRONIK (KEK) PADA IBU HAMIL DI UPT PUSKESMAS RAWAT INAP SUKOHARJO KABUPATEN PRINGSEWU TAHUN 2020

  • Rapih Mijayanti Universitas Aisyah Pringsewu
  • Yona Desni Sagita Universtitas Aisyah Pringsewu
  • Nur Alfi Fauziah Universtitas Aisyah Pringsewu
  • Yetty Dwi Fara Universtitas Aisyah Pringsewu
Keywords: Pendidikan, Pola Konsumsi, Pantang Makan, Kurang Energi Kronik (KEK)

Abstract

Kurang Energi Kronis (KEK) merupakan salah satu masalah kurang gizi yang sering terjadi pada wanita hamil, yang disebabkan oleh kekurangan energi dalam jangka waktu yang cukup lama. Factor-faktor yang mempengaruhi KEK adalah pola konsumsi, penyakit infeksi, social ekonomi yang didalamnya termasuk pantang makan. Ibu hamil yang menderita KEK mempunyai risiko kematian ibu mendadak pada masa perinatal atau risiko melahirkan bayi dengan berat lahir rendah (BBLR) . Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan Kurang Energi Kronik (KEK) pada Ibu Hamil Di UPT Puskesmas Rawat Inap Sukoharjo Kabupaten Pringsewu Tahun 2020. Jenis penelitian kuantitatif rancangan penelitian Analitik dengan pendekatan crossectional. Populasi yaitu ibu hamil yang berkunjung ke UPT Puskesmas Rawat Inap Sukoharjo dari bulan Agustus-Oktober 2019 sebanyak 136 ibu. Pengambilan sampel dengan menggunakan accidental sampling. Penelitian dilakukan pada tanggal 01-29 Februari 2020. Analisis data yang digunakan menggunakan uji chi square. Hasil analisis dan pengolahan data didapatkan faktor yang berhubungan dengan kurang energi kronik (KEK) pada ibu hamil Di Upt Puskesmas Rawat Inap Sukoharjo Kabupaten Pringsewu adalah factor pendidikan p-value = 0,000, fsktor pola konsumsi p-value = 0,000, dan factor pantang makan p-value =  0,000. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menambah pengetahuan tentang Kurang Energi Kronik (KEK) pada ibu hamil sehingga ibu hamil dapat memperbaiki keadaan terutama gizinya untuk persiapan persalinan dan pertumbuhan bayinya untuk mencegah masalah pada kehamilan dan setelah melahirkan.

Published
2020-09-30