Penguatan Literasi Lintas Budaya dalam Pendidikan Dasar melalui Pengenalan Budaya Thailand Berbasis Experiential Learning
Keywords:
literasi lintas budaya, pembelajaran berbasis experiential, budaya ThailandAbstract
Globalisasi menuntut sistem pendidikan dasar untuk tidak hanya menekankan aspek akademik, tetapi juga membentuk kompetensi lintas budaya sejak usia dini. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat literasi lintas budaya siswa sekolah dasar melalui pengenalan budaya Thailand berbasis pendekatan experiential learning. Kegiatan dilaksanakan di SD Citra Bangsa School Pringsewu dengan melibatkan 70 siswa kelas I hingga III, dan dirancang dalam delapan sesi tematik interaktif yang mencakup aspek geografis, budaya sosial, dan dasar-dasar bahasa Thailand. Pendekatan ini menggabungkan pemaparan visual, permainan edukatif, serta praktik pengucapan secara kontekstual.
Keunikan program ini terletak pada keterlibatan langsung mahasiswa asing asal Thailand sebagai fasilitator utama, yang memberikan pengalaman lintas budaya yang autentik dan bermakna bagi siswa. Hasil observasi menunjukkan tingginya partisipasi dan antusiasme siswa, serta kemampuan mereka dalam mengingat dan mengucapkan kembali kosakata dasar dalam bahasa Thailand. Selain hasil kognitif, kegiatan ini juga berdampak positif pada sikap emosional dan sosial siswa, mendorong keterbukaan terhadap keberagaman budaya. Temuan ini menegaskan efektivitas pendekatan experiential learning dalam menumbuhkan sensitivitas antarbudaya dan minat terhadap budaya asing di lingkungan pendidikan dasar.
