SKRINING KESEHATAN BAGI CATIN DENGAN PEMERIKSAAN TRIPLE ELIMINASI
SKRINING KESEHATAN BAGI CATIN DENGAN PEMERIKSAAN TRIPLE ELIMINASI
Keywords:
kebidananAbstract
Abstrak
Skrining kesehatan calon pengantin merupakan upaya penting untuk mewujudkan keluarga yang sehat dan mencegah penularan penyakit menular, khususnya HIV, Sifilis, dan Hepatitis B, dari orang tua ke anak. Pemeriksaan yang dikenal dengan istilah triple eliminasi ini menjadi bagian dari program nasional yang dicanangkan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Melalui kegiatan skrining yang disertai dengan konseling, diharapkan calon pengantin memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai kesehatan reproduksi, pentingnya deteksi dini, serta kesiapan dalam membangun rumah tangga yang sehat.Kegiatan ini dilaksanakan secara terstruktur, meliputi registrasi peserta, pemberian komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE), konseling, pelaksanaan pemeriksaan laboratorium, serta edukasi lanjutan mengenai pencegahan penyakit menular dan perencanaan kehamilan sehat. Selama kegiatan berlangsung, calon pengantin mendapatkan kesempatan untuk bertanya, berdiskusi, serta menerima informasi secara langsung dari tenaga kesehatan. Kegiatan pengabdian masyarakat di Puskesmas Fajar Bulan, dilaksanakan pada 3 September 2025. Sebanyak 10 pasang calon pengatin (catin) mengikuti kegiatan ini. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan pengetahuan, berkurangnya rasa takut dan stigma terhadap pemeriksaan, serta adanya kesadaran baru tentang pentingnya menjaga kesehatan sebelum memasuki pernikahan.Dengan demikian, kegiatan skrining dan konseling calon pengantin ini bukan hanya bermanfaat dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran peserta, tetapi juga berkontribusi nyata terhadap upaya pencegahan penularan penyakit menular serta mendukung keberhasilan program nasional triple eliminasi.
Kata Kunci : Skrining pernikahan Catin, Triple Eliminasi
Abstract .
Health screening for prospective brides and grooms is an essential effort to establish a healthy family and prevent the transmission of communicable diseases, particularly HIV, Syphilis, and Hepatitis B, from parents to children. This examination, known as triple elimination, forms part of the national program initiated by the Ministry of Health of the Republic of Indonesia. Through structured screening activities accompanied by counseling, prospective couples are expected to gain a better understanding of reproductive health, the importance of early detection, and preparedness in building a healthy household. The program was conducted in a structured manner, comprising participant registration, delivery of communication, information, and education (CIE), counseling sessions, laboratory examinations, as
well as follow-up education regarding disease prevention and healthy pregnancy planning. During the activity, participants had the opportunity to ask questions, engage in discussion, and directly receive information from health professionals. The community service activity at Fajar Bulan Public Health Center was carried out in August 2025, involving ten pairs of prospective couples. The results indicated an increase in participants' knowledge, a reduction in fear and stigma toward the examination, and heightened awareness of the importance of maintaining health prior to marriage. Thus, the premarital screening and counseling program not only enhanced participants' knowledge and awareness but also made a tangible contribution to preventing communicable disease transmission and supporting the success of the national triple elimination program.
Keywords: Premarital Health Screening for Prospective Couples, Triple Elimination
