PENYULUHAN DAMPAK ANEMIA TERHADAP KESEHATAN IBU DAN JANIN SELAMA KEHAMILAN DI PUSKESMAS SIMPUR BANDAR LAMPUNG TAHUN 2025

Authors

  • Psiari Kusuma Universitas Aisyah Pringsewu

Keywords:

Upaya Pencegahan,Amemia,Ibu hamil

Abstract

Anemia pada ibu hamil adalah kondisi di mana kadar hemoglobin (Hb) menurun, yang dapat berdampak buruk pada ibu dan janin. Prevalensi anemia pada ibu hamil di Indonesia mencapai 78% pada 2021. Dampak anemia antara lain abortus, prematuritas, BBLR, dan gangguan persalinan.

Upaya pencegahan anemia dapat dilakukan dengan: Meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang gizi, Mengonsumsi tablet tambah darah (TTD) minimal 90 tablet, Makan makanan bergizi, seperti sayuran hijau dan buah-buahan, Mnghindari minuman yang menghambat penyerapan zat besi. Penanganan anemia dapat dilakukan dengan mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi dan vitamin C, serta menghindari teh dan kopi. Edukasi dan perilaku positif ibu hamil dan keluarga sangat penting untuk mencegah dan menangani anemia.

Program pencegahan anemia pada ibu hamil di Puskesmas Simpur dilakukan dalam tiga tahap: Tahap Persiapan: Survei awal, pengadaan alat dan bahan, serta penyusunan materi edukasi, Tahap Pelaksanaan: Pemeriksaan Hb, distribusi tablet Fe dan susu ibu hamil, serta penyuluhan interaktif, Tahap Evaluasi: Pre- dan post-test, analisis data, dan laporan akhir kegiatan.

Kegiatan pengabdian masyarakat tentang anemia kehamilan telah dilaksanakan pada 11 November 2025 di Puskesmas Simpur, dengan metode ceramah, Tanya jawab, dan demonstrasi. Materi yang disampaikan meliputi pemeriksaan Hb, distribusi tablet Fe, dan penyuluhan interaktif. Kegiatan ini diikuti 15 ibu hamil dan dihadiri oleh tim dosen dan mahasiswa.

 

 

Downloads

Download data is not yet available.

Published

2026-01-02