PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN PENCEGAHAN EDUKASI DIABETES MELITUS SENAM KAKI PADA LANSIA DI DESA TEGAL REJO KABUPATEN PRINGSEWU PROVINSI LAMPUNG
Abstract
Diabetes melitus merupakan salah satu penyakit tidak menular yang prevalensinya terus meningkat, khususnya pada kelompok lanjut usia. Penyakit ini berisiko menimbulkan berbagai komplikasi serius apabila tidak dikelola secara optimal, seperti gangguan vaskular, neuropati, dan penurunan kualitas hidup. Salah satu faktor yang memengaruhi keberhasilan pengendalian diabetes melitus adalah tingkat pengetahuan lansia mengenai faktor risiko, pencegahan, serta upaya pengendalian penyakit. Namun, masih banyak lansia yang memiliki pemahaman terbatas terkait pengelolaan diabetes melitus secara mandiri.
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan lansia mengenai pencegahan dan pengendalian diabetes melitus melalui edukasi kesehatan yang dikombinasikan dengan pelaksanaan senam kaki diabetes. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukasi kesehatan dengan desain pretest–posttest. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 23 Januari 2026 di Desa Tegal Rejo, Dusun 1 Gading Rejo Utara, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, dengan jumlah peserta sebanyak 30 orang lansia. Intervensi yang diberikan meliputi penyuluhan tentang konsep dasar diabetes melitus, faktor risiko, pencegahan komplikasi, serta demonstrasi dan praktik senam kaki diabetes secara langsung.
Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner untuk mengukur tingkat pengetahuan peserta sebelum dan sesudah pemberian edukasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor pengetahuan lansia dari 33,9% pada pre-test menjadi 81,3% pada post-test, dengan peningkatan sebesar 47,4%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa edukasi kesehatan yang disertai dengan praktik senam kaki diabetes efektif dalam meningkatkan pengetahuan lansia terkait pencegahan dan pengendalian diabetes melitus. Diharapkan kegiatan ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai upaya promotif dan preventif guna mendukung pengendalian diabetes melitus serta mencegah terjadinya komplikasi pada lansia





