PENGARUH KONSUMSI POTONGAN BUAH NANAS TERHADAP PENURUNAN INTENSITAS DISMENORE REMAJA PUTRI DI PESANTREN ABI UMMI PALEMBANG TAHUN 2026
Keywords:
Dismenore, Buah Nanas, Bromelain, Remaja Putri, Intensitas NyeriAbstract
Latar Belakang: Dismenore merupakan salah satu masalah kesehatan reproduksi yang sering dialami remaja putri dan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Salah satu alternatif terapi nonfarmakologis adalah konsumsi buah nanas (Ananas comosus L.) yang mengandung enzim bromelain dengan efek antiinflamasi dan analgesik. Tujuan: Mengetahui pengaruh konsumsi potongan buah nanas terhadap penurunan intensitas nyeri dismenore pada remaja putri di Pesantren Abi Ummi Palembang. Metode: Kegiatan pengabdian ini menggunakan pendekatan One Group Pretest–Posttest Design pada 12 remaja putri yang mengalami dismenore primer. Intensitas nyeri diukur menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) sebelum dan sesudah konsumsi potongan buah nanas selama tiga hari berturut-turut. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan Paired Samples t-test. Hasil: Sebelum intervensi, sebagian besar responden mengalami nyeri kategori sedang (75,0%), sedangkan setelah intervensi sebagian besar mengalami nyeri kategori ringan (75,0%). Hasil uji statistik menunjukkan terdapat pengaruh signifikan konsumsi potongan buah nanas terhadap penurunan intensitas nyeri dismenore (p = 0,000). Kesimpulan: Konsumsi potongan buah nanas efektif sebagai alternatif terapi nonfarmakologis untuk membantu menurunkan intensitas nyeri dismenore pada remaja putri.
Kata Kunci: dismenore, buah nanas, bromelain, remaja putri, intensitas nyeri.





