PENGARUH KONSUMSI POTONGAN BUAH NANAS TERHADAP PENURUNAN INTENSITAS DISMENORE REMAJA PUTRI DI PESANTREN ABI UMMI PALEMBANG TAHUN 2026

Authors

  • Dr. Siti Maesaroh, SST., M.Kes Universitas Aisyah Pringsewu
  • Lusia Asih Wulandari ,SST,M.Kes,PhD Universitas Aisyah Pringsewu, Lampung, Indonesia
  • Dr. Vivian Nanny Lia Dewi,S.ST.,M.Kes Universitas Aisyah Pringsewu, Lampung, Indonesia
  • Melawati Program Studi Kebidanan Program Magister, Fakultas Kesehatan, Universitas Aisyah Pringsewu, Lampung, Indonesia https://orcid.org/0009-0008-2683-5459
  • Aryani Rahmawati Program Studi Kebidanan Program Magister, Fakultas Kesehatan, Universitas Aisyah Pringsewu, Lampung, Indonesia https://orcid.org/0009-0002-5764-3077
  • Susilawati Program Studi Kebidanan Program Magister, Fakultas Kesehatan, Universitas Aisyah Pringsewu, Lampung, Indonesia
  • Ekawati Program Studi Kebidanan Program Magister, Fakultas Kesehatan, Universitas Aisyah Pringsewu, Lampung, Indonesia
  • Desi Ratnasari Program Studi Kebidanan Program Magister, Fakultas Kesehatan, Universitas Aisyah Pringsewu, Lampung, Indonesia
  • Idha Nurlaili Program Studi Kebidanan Program Magister, Fakultas Kesehatan, Universitas Aisyah Pringsewu, Lampung, Indonesia
  • Inestasyia Syafa’ah M.E Program Studi Kebidanan Program Magister, Fakultas Kesehatan, Universitas Aisyah Pringsewu, Lampung, Indonesia
  • Wulan Anggia Lestari Program Studi Kebidanan Program Magister, Fakultas Kesehatan, Universitas Aisyah Pringsewu, Lampung, Indonesia

Keywords:

Dismenore, Buah Nanas, Bromelain, Remaja Putri, Intensitas Nyeri

Abstract

Latar Belakang: Dismenore merupakan salah satu masalah kesehatan reproduksi yang sering dialami remaja putri dan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Salah satu alternatif terapi nonfarmakologis adalah konsumsi buah nanas (Ananas comosus L.) yang mengandung enzim bromelain dengan efek antiinflamasi dan analgesik. Tujuan: Mengetahui pengaruh konsumsi potongan buah nanas terhadap penurunan intensitas nyeri dismenore pada remaja putri di Pesantren Abi Ummi Palembang. Metode: Kegiatan pengabdian ini menggunakan pendekatan One Group Pretest–Posttest Design pada 12 remaja putri yang mengalami dismenore primer. Intensitas nyeri diukur menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) sebelum dan sesudah konsumsi potongan buah nanas selama tiga hari berturut-turut. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan Paired Samples t-test. Hasil: Sebelum intervensi, sebagian besar responden mengalami nyeri kategori sedang (75,0%), sedangkan setelah intervensi sebagian besar mengalami nyeri kategori ringan (75,0%). Hasil uji statistik menunjukkan terdapat pengaruh signifikan konsumsi potongan buah nanas terhadap penurunan intensitas nyeri dismenore (p = 0,000). Kesimpulan: Konsumsi potongan buah nanas efektif sebagai alternatif terapi nonfarmakologis untuk membantu menurunkan intensitas nyeri dismenore pada remaja putri.

Kata Kunci: dismenore, buah nanas, bromelain, remaja putri, intensitas nyeri.

Downloads

Download data is not yet available.

Published

2026-08-08

How to Cite

Dr. Siti Maesaroh, SST., M.Kes, Lusia Asih Wulandari ,SST,M.Kes,PhD, Dr. Vivian Nanny Lia Dewi,S.ST.,M.Kes, Melawati, Aryani Rahmawati, Susilawati, Ekawati, Desi Ratnasari, Idha Nurlaili, Inestasyia Syafa’ah M.E, & Wulan Anggia Lestari. (2026). PENGARUH KONSUMSI POTONGAN BUAH NANAS TERHADAP PENURUNAN INTENSITAS DISMENORE REMAJA PUTRI DI PESANTREN ABI UMMI PALEMBANG TAHUN 2026. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ungu (ABDI KE UNGU), 8(2), 154–161. Retrieved from https://journal.aisyahuniversity.ac.id/index.php/Abdi/article/view/2846