Uji Aktivitas Antimikroba Dadih Susu Kerbau Terhadap Escherichia coli, Stapyhlococcus aureus, dan Salmonella typhi

Authors

  • Diah Kartika Putri Universitas Aisyah Pringsewu
  • Iga Mayola Pisacha Universitas Aisyah Pringsewu
  • Wina Safutri Universitas Aisyah Pringsewu

Keywords:

Bakteri Patogen, Dadih Susu, Penyakit infeksi, Yogurt

Abstract

Penyakit infeksi saluran cerna menjadi salah satu penyebab utama penyakit di negara berkembang seperti Indonesia, sering disebabkan bakteri seperti Escherichia coli, Staphylococcus aureus, dan Salmonella typhi. Pengobatan non-farmakologi menggunakan minuman probiotik, salah satunya dadih susu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antibakteri dadih susu yang menghambat pertumbuhan ketiga bakteri tersebut. Dadih susu kerbau yang digunakan memiliki aroma campuran bambu dan susu, berwarna putih, cita rasa asam, serta tekstur kental. Metode penelitian kuantitatif dengan eksperimen laboratorium. Hasil penelitian menunjukkan dadih susu kerbau tidak menghasilkan zona hambat terhadap Escherichia coli dan Staphylococcus aureus, namun memiliki zona hambat sebesar 2,90 ± 0,47 mm terhadap Salmonella typhi. Kontrol positif menunjukkan zona hambat terhadap Staphylococcus aureus sebesar 13,97 ± 1,80 mm dan terhadap Salmonella typhi sebesar 927 ± 0,65 mm. Kesimpulannya, dadih susu kerbau tidak efektif terhadap Escherichia coli dan Staphylococcus aureus, namun menunjukkan efek lemah terhadap Salmonella typhi. Kontrol positif tidak berpengaruh terhadap Escherichia coli, tetapi memiliki efek kuat terhadap Staphylococcus aureus dan kategori sedang terhadap Salmonella typhi.

Published

2026-02-07

How to Cite

Kartika Putri, D. ., Mayola Pisacha, I. ., & Safutri, W. . (2026). Uji Aktivitas Antimikroba Dadih Susu Kerbau Terhadap Escherichia coli, Stapyhlococcus aureus, dan Salmonella typhi. Jurnal Farmasi Aisyah, 4(2), 179–185. Retrieved from https://journal.aisyahuniversity.ac.id/index.php/JFA/article/view/2388