SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW : PERKEMBANGAN METODE ANALISIS KURKUMIN (Curcuma longa L.) PADA SEDIAAN FARMASI DAN BAHAN ALAM

Authors

  • Muhammad Wildan Firdaus Wildan Firdaus

Keywords:

Kurkumin, metode analisis, HPLC, validasi metode, systematic literature review

Abstract

Kurkumin merupakan senyawa bioaktif utama dari Curcuma longa L. yang banyak digunakan dalam sediaan farmasi dan produk bahan alam. Kompleksitas matriks sampel serta karakteristik fisikokimia kurkumin menuntut metode analisis yang akurat, sensitif, dan tervalidasi. Berbagai metode telah dikembangkan, mulai dari spektrofotometri UV–Visible hingga teknik kromatografi dan spektrometri modern. Namun, kajian yang membandingkan kinerja metode-metode tersebut berdasarkan parameter validasi yang seragam masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengkaji secara sistematis perkembangan metode analisis kurkumin pada sediaan farmasi dan bahan alam, membandingkan performanya berdasarkan parameter validasi sesuai pedoman ICH Q2(R2), serta mengidentifikasi tren pengembangan teknologi analisis. Kajian dilakukan menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan mengacu pada pedoman PRISMA 2020 melalui penelusuran artikel pada basis data Scopus, PubMed, ScienceDirect, SpringerLink, Wiley Online Library, Taylor & Francis, dan Google Scholar. Hasil kajian menunjukkan bahwa HPLC masih menjadi metode yang paling banyak digunakan karena memiliki sensitivitas, selektivitas, dan reproduktibilitas yang baik. Perkembangan terkini mengarah pada penggunaan UHPLC, LC–MS/MS, sensor elektrokimia, serta pendekatan Green Analytical Chemistry untuk meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan analisis. Kajian ini memberikan sintesis komprehensif mengenai perkembangan metode analisis kurkumin serta rekomendasi pemilihan metode sesuai tujuan analisis dan karakteristik sampel.

Published

2026-08-11

How to Cite

Wildan, M. W. F. (2026). SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW : PERKEMBANGAN METODE ANALISIS KURKUMIN (Curcuma longa L.) PADA SEDIAAN FARMASI DAN BAHAN ALAM. Jurnal Farmasi Aisyah, 5(2). Retrieved from https://journal.aisyahuniversity.ac.id/index.php/JFA/article/view/2882