PERBANDINGAN KARAKTERISTIK SEDIAAN TINCTURE DARI EKSTRAK ETANOL KULIT JERUK KERING DENGAN EKSTRAK ETANOL KULIT JERUK SEGAR DENGAN METODE MASERASI

  • Wina Safutri Universitas Aisyah Pringsewu
  • Dewi Damayanti Abdul Karim Universitas Aisyah Pringsewu
  • Merly Fevinia Universitas Aisyah Pringsewu
Keywords: Jeruk, Tinctur, Flavanoid

Abstract

Tanaman jeruk (Citrus sp.) merupakan tanaman buah tahunan yang memiliki kandungan vitamin C tinggi dan berasal dari suku Rutaceae. Kulit jeruk memiliki manfaat yang tidak kalah dengan kandungan buah jeruk itu sendiri. Kulit jeruk juga bisa menjadi sumber antioksidan dan pewarna alami. Kulit jeruk banyak mengandung senyawa flavonoid seperti hesperidin, naringin, dan polimetoksi flavonoid seperti tangeritin dan nobiletin. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif untuk mengetahui perbandingan karakteristik sediaan tincture dari ekstrak etanol kulit jeruk kering dengan ekstrak etanol kulit jeruk segar dengan metode maserasi. Hasilnya simplisia kulit jeruk segar sebelum perendaman beratnya adalah 8 gram dan setelah perendaman diperoleh berat 6 gram dan warna kulit segar adalah warna kuning kehijauan dan bau khas aromatik serta kadarnya banyak sedangkan untuk sampel kulit jeruk kering bobot awalnya adalah 8 gram dan setelah perendaman bobotnya menjadi 5,5 gram dan warna yang diperoleh yaitu coklat kehijauan dengan aroma yang agak harum dan kadar airnya rendah.

Published
2023-05-31