Main Article Content

Abstract

Anemia merupakan suatu keadaan dengan kadar hemoglobin dan eritrosit yang lebih rendah dari normal. Anemia banyak terjadi pada masyarakat terutama pada remaja. Anemia dapat terjadi disebakan oleh penyakit infeksi, asupan gizi yang kurang, kehilangan darah melalui menstruasi dan pengetahuan remaja yang rendah tentang anemia. Tujuan penelitian mengetahui pengaruh pemberian Buah kurma terhadap kenaikan  kadar hemoglobin pada remaja putri. Penelitian ini merupakan penelitian Quasy Eksperiment dengan rancangan Non Equivalent Control Group Design. Penelitian dilakukan di Madrasah Aliyah (MA) Al-Ma’mur Banjarsari Kecamatan Wonosobo Kabupaten Tanggamus pada bulan September-Oktober 2022. Pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling terdiri dari 11 remaja putri kelompok intervensi dan 11 remaja putri kelompok kontrol. Uji statistik menggunakan uji Paired Sample T-test dan Independent T-test. Hasil penelitian didapat rerata kadar Hb sebelum diberikan buah kurma 12.90 gr/dl dengan standar deviasi 1,7344 dan sesudah diberikan buah kurma 13.89 gr/dl dengan standar deviasi 1,5997. Uji statistik Paired Sample T-test diperoleh nilai Pvalue=0,000 sehingga dapat disimpulkan ada pengaruh pemberian buah kurma terhadap peningkatan kadar Hb pada remaja putri. Pada uji Independent T-test didapatkan Pvalue=0,160 sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol setelah pemberian buah kurma terhadap kenaikan kadar hemoglobin pada remaja putri. Mengkonsumsi buah kurma dapat dijadikan salah satu alternatif terapi komplementer untuk meningkatkan kadar hemoglobin bagi remaja putri.

Keywords

Anemia, Hemoglobin, Buah Kurma (Phoenix Dactylifera)

Article Details