Main Article Content

Abstract

HUBUNGAN FASEMENOPAUSE DENGAN FUNGSI SEKSUAL PADA WANITA DI DESA MUARA TENANG KABUPATEN MESUJI


 


Anggi Kusuma, Eva Apriana, Riska Hediya Putri, Surmiasih


Universitas Aisyah Pringsewu, Jl. A Tambak Rejo, Wonodadi, Kec. Gadingrejo,Kab. Pringsewu, Lampung


evaapriana2323@Gmail.Com


ABSTRAK


Seksualitas adalah bagian terpenting dari kualitas hidup wanita. Saat memasuki fase menopause wanita mengalami penurunan hormon estrogen yang berpengaruh pada disfungsi seksual seperti gangguan lubrikasi, dispareunia, penurunan hasrat seksual dan kesulitan mencapai orgasme. Penderita disfungsi seksual terjadi pada wanita menopause sebanyak 57% dari faktor penyebab lainnya. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui perbedaan fase menopause dengan fungsi seksual pada wanita di Desa Muara Tenang Kabupaten Mesuji.


Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain comparative study. Populasi dalam penelitian ini adalah wanita yang memasuki usia pre menopause, menopause dan post menopause dengan sampel 75 responden dengan teknik pengambilan sampling purposive sampling. Alat yang digunakan yaitu kuesioner FSFI (Female Sexual Function Index). Analisa data menggunakan uji statistik chi-square.


Hasil penelitian dengan menggunakan uji chi-square didapatkan nilai P=0,000 = P-value (<0,05). Dari hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan fase menopause dengan fungsi seksual pada wanita di Desa Muara Tenang Kabupaten Mesuji. Diharapkan  wanita yang masuk pada fase pre menopause, menopause dan post menopause dapat mengkonsumsi makanan yang mengandung fitoestrogen (kacang hijau, kurma, kacang kedelai) dan menggunakan lubrikasi saat melakukan hubungan seksual sehingga dapat mengurangi masalah disfungsi seksual pada menopause.


 


Kata Kunci           : Pre Menopause, Menopause, Post Menopause, Fungsi Seksual


Kepustakaan        : 40 (2013-2022)


ABSTRACT


Sexuality is the most important part of a woman's quality of life. When entering the menopausal phase, women experience a decrease in the hormone estrogen which affects sexual dysfunction such as lubrication disorders, dyspareunia, decreased sexual desire and difficulty reaching orgasm. Patients with sexual dysfunction occur in menopausal women as much as 57% of other causative factors. The purpose of this study was to determine the difference between menopausal phase and sexual function in women in Muara Tenang Village, Mesuji Regency.


This type of research is quantitative with a comparative study design. The population in this study were women who entered pre menopause, menopause and post menopause with a sample of 75 respondents with purposive sampling technique. The tool used was the FSFI (Female Sexual Function Index) questionnaire. Data analysis using the chi-square statistical test.


The results of the study using the chi-square test obtained a value of P = 0.000 = P-value (<0.05). From the results of this study, it can be concluded that there are differences in the phase of menopause with sexual function in women in Muara Tenang Village, Mesuji Regency. It is expected that women who enter the pre-menopausal, menopausal and post-menopausal phases can consume foods containing phytoestrogens (green beans, dates, soybeans) and use lubrication during sexual intercourse so as to reduce the problem of sexual dysfunction in menopause.


Keyword               : Pre-Menopause, Menopause, Post Menopause, Sexual Function


References           : 40 (2013-2022)

Keywords

fase menopause

Article Details