HUBUNGAN TINGKAT KECUKUPAN LEMAK DAN SERAT DENGAN HIPERTENSI PADA LANJUT USIA UNIT PELAKSANA TEKNIS DAERAH PELAYANAN SOSIAL LANJUT USIA TRESNA WERDHA LAMPUNG TAHUN 2021

  • Sona Utari Universitas Aisyah Pringsewu
  • Mitha Hamidah
  • Desti Ambar Wati Universitas Aisyah Pringsewu
  • Afiska Prima Dewi Universitas Aisyah Pringsewu
  • Amali Rica Pratiwi Universitas Aisyah Pringsewu
Keywords: Hipertensi, Tingkat Kecukupan Lemak, Tingkat Kecukupan Serat

Abstract

Lanjut usia (lansia) merupakan sekelompok penduduk yang berumur 60 tahun atau lebih. Lansia rentan mengalami penyakit yang berhubungan dengan proses menua salah satunya hipertensi. Konsumsi lemak yang tinggi dapat meningkatkan kadar lemak di dalam darah. Konsumsi serat kurang dapat mempengaruhi meningkatnya volume darah yang akan dapat berdampak pada tekanan darah. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan tingkat kecukupan asupan lemak dan serat dengan hipertensi pada lansia Unit Pelaksana Teknis Daerah Pelayanan Sosial Lanjut Usia Tresna Werdha Lampung Tahun 2021. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah 21 lansia usia 60-74 tahun di Unit Pelaksana Teknis Daerah Pelayanan Sosial Lanjut Usia Tresna Werdha Lampung. Analisis bivariat dalam penelitian ini menggunakan Uji Rank Spearman. Hasil penelitian ini diperoleh tingkat kecukupan lemak kurang (<80%) sebanyak 33,3%, dan tingkat kecukupan serat kurang (<80%) sebanyak 100%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara tingkat kecukupan lemak dengan hipertensi (p = 0,729) ada tidak ada hubungan antara tingkat kecukupan serat dengan hipertensi (p = 0,871). Kesimpulan penelitian ini yaitu tidak ada hubungan tingkat kecukupan asupan lemak dengan tekanan darah. Tidak ada hubungan tingkat kecukupan asupan serat dengan tekanan darah

Published
2021-09-13