PENGARUH PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN BERBAHAN DASAR LOKAL DAN PERUBAHAN BERAT BADAN TERHADAP BALITA GIZI KURANG USIA 24-59 BULAN DI UPTD PUSKESMAS GISTING KABUPATEN TANGGAMUS
Abstract
Gizi kurang adalah kondisi di mana status gizi seseorang ditentukan berdasarkan indeks Berat Badan terhadap Panjang Badan (BB/PB) atau Berat Badan terhadap Tinggi Badan (BB/TB), yang ditunjukkan dengan z-score yang kurang dari -2 SD. Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bertujuan untuk memperbaiki status gizi balita dengan cara menyediakan makanan yang kaya akan nutrisi, sehingga kebutuhan gizi mereka dapat terpenuhi. Survei Status Gizi Indonesia pada tahun 2022, sebanyak 7,7% balita di Indonesia mengalami gizi kurang, sedangkan di Provinsi Lampung balita yang mengalami gizi kurang sebanyak 7%. Wilayah Kerja UPT Puskesmas Gisting prevalensi balita gizi kurang mencapai 9,1%. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui Pengaruh Pemberian Makanan Tambahan Berbahan Dasar Lokal dan Perubahan Berat Badan terhadap Balita Gizi Kurang di UPT Puskesmas Gisting Kabupaten Tanggamus Tahun 2024. Penelitian ini merupakan penelitain kuantitatif dengan pendekatan cohort. Sampel pada penelitian ini berjumalah 67 orang dengan teknik proportional random sampling. Analisis univariat menggunakan persentase (%), sedangkan analisis bivariat menggunakan uji paired t test. Hasil penelitian menunjukan dari 67 responden 37,3% tidak rutin mendapat PMT-L dan 35,8% tidak mengalami berat badan. Rerata (mean) berat badan sebelum diberikan PMT-L adalah 9,9 kg, sedangkan setelah diberikan meningkat menjadi 10,5 kg. Hasil analisis bivariat didapatkan ada pengaruh pemberian makanan tambahan berbahan dasar lokal (p value= 0,000) dan perubahan berat badan (p value= 0,000) terhadap balita gizi kurang. Dalam mengejar tumbuh kembang dan meingkatkan status gizi balita secara optimal diharapkan ibu lebih responsif dalam memberikan makanan tambahan berbahan lokal.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Gizi Aisyah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.





