Hubungan Berat Badan Lahir dan Pola Asuh Terhadap Kejadian Stunting Pada Balita Di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Kota Dalam Kabupaten Pesawaran Tahun 2020
Abstract
Berdasarkan Pemantauan Status Gizi (PSG) pada tahun 2017 prevalensi balita status gizi kejadian Stunting Provinsi Lampung sebesar 31,6% pada tahun 2017 dan pada tahun 2018 prevalensi balita status gizi kejadian Stunting Provinsi Lampung sebesar 27,3% (Kementrian Kesehatan RI, 2018). Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan berat badan lahir dan pola asuh terhadap kejadian stunting pada balita di wilayah kerja UPTD Puskesmas Kota Dalam Kabupaten Pesawaran tahun 2020. Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan case control. Subjek penelitian ini adalah orang tua yang memiliki balita yang tercatat dilaporan Gizi dan KIA di UPT Puskesmas Kota Dalam Kabupaten Pesawaran Tahun 2020 sebanyak terdapat 3.727 balita yang diukur antropometri dengan angka stunting sebanyak 251 balita dan sampel menggunakan rumus kategorik berpasangan dalam Lamesshow dalam Dahlan 2013 didapatkan 126 balita dengan teknik sampling systematic random sampling. Jenis data menggunakan data primer dengan menggunakan kuesioner. Analisa data menggunakan chy square. Hasil penelitian didapatkan distribusi frekuensi kejadian stunting sebanyak 42 (33,33%) balita, BBL tidak normal (<2500 gram) sebanyak 46 (36,5%) balita, dan pola asuh kurang baik sebanyak 58 (46%) balita. Hasil uji statistik bivariat didapatkan ρ – value BBLR sebesar 0,000 dan nilai OR = 3,964 dan ρ – value pola asuh = 0, 000 dan OR = 5. Dapat disimpulkan bahwa seluruh variabel independen berhubungan dengan kejadian stunting. Saran bagi responden ketika hamil dapat meningkatkan konsumsi makanan yang mengandung gizi yang tinggi untuk mendukung pertumbuhan janin dan bayinya, memerhatikan makanan pendamping ASI (MPASI) bagi anak, sebab tren yang ada saat ini MPASI hanya berupa pure dari buah dan sayuran.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Jurnal Gizi Aisyah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.





