Hubungan Tingkat Kecukupan Protein, Vitamin C, Fe, dan Zinc dengan Dismenorea Primer pada Remaja Putri Di SMK Minhajuth Thullab Al Amin Kabupaten Mesuji
Abstract
Dismenore primer adalah nyeri haid yang umum dialami oleh remaja perempuan, yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan kinerja akademik. Faktor-faktor yang diduga mempengaruhi kejadiannya antara lain kecukupan asupan nutrisi seperti protein, vitamin C, zat Fe, dan Zinc. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kecukupan asupan protein, vitamin C, Fe, dan Zinc serta kejadian dismenore primer pada remaja perempuan di SMK Minhajuth Thullab Al Amin Kabupaten Mesuji. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional, yang melibatkan total populasi 84 mahasiswi. Kecukupan nutrisi dinilai berdasarkan Widyakarya Nasional Pangan dan Gizi (WNPG) XI, 2018, sedangkan nyeri dismenore primer diukur menggunakan Skala Peringkat Numerik (NRS). Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji korelasi Gamma. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki asupan protein, vitamin C, zat besi, dan seng yang tidak memadai. Analisis bivariat menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan antara kecukupan nutrisi dan dismenore primer: protein (p = 0,808), vitamin C (p = 0,454), zat besi (p = 0,673), dan seng (p = 0,401). Kesimpulannya, kecukupan asupan protein, vitamin C, zat besi, dan seng tidak berhubungan signifikan dengan dismenore primer. Penelitian di masa depan direkomendasikan untuk memeriksa faktor lain yang berkontribusi seperti aktivitas fisik, status anemia, indeks massa tubuh, dan stres. Pendidikan gizi dan kesehatan reproduksi bagi remaja harus ditingkatkan sebagai bagian dari upaya promosi dan pencegahan.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Gizi Aisyah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.





